BSA7Gpd8GUz5TproTprpTfA7Gi==

PGRI Lombok Barat Siapkan HUT ke-81, Wakil Bupati Dorong Sekolah Gerakkan Program ASRI


LOMBOK BARAT , - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lombok Barat mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PGRI sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari kompetisi inovasi digital guru, gerak jalan sehat, kegiatan sosial, hingga peningkatan kompetensi pendidik.

Persiapan tersebut disampaikan jajaran pengurus PGRI Lombok Barat saat melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, di ruang kerjanya, Kamis (5/11/2026).

Ketua PGRI Lombok Barat, H. Akhmad Sujai, mengatakan, rangkaian peringatan akan diawali dengan lomba PGRI Digital Innovation Awards 2026 yang diperuntukkan bagi guru jenjang TK, SD, dan SMP.

Selain kompetisi tersebut, PGRI juga menjadwalkan gerak jalan sehat pada 21 November 2026 dengan melibatkan guru, siswa, dan tenaga kependidikan.

"Rangkaian kegiatan ini bukan sekadar perayaan HUT PGRI dan HGN, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, meningkatkan profesionalisme guru, serta membangun kepedulian sosial," ujar Akhmad Sujai.

Puncak peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 November 2026 di Lapangan Kantor Bupati Lombok Barat.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, PGRI Lombok Barat juga menyiapkan sejumlah program sosial. Di antaranya santunan anak yatim, bantuan bagi guru yang mengalami disabilitas permanen, serta pemberian tali asih kepada keluarga guru yang meninggal dunia.

Agenda lainnya meliputi seminar dan kegiatan peningkatan kompetensi guru sebagai bagian dari upaya mendorong kualitas pendidikan di Lombok Barat.

Dorong Gerakan ASRI di Sekolah

Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, menyambut positif agenda yang disiapkan PGRI. Ia sekaligus mengajak seluruh insan pendidikan mengambil peran dalam menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI.

Gerakan ASRI merupakan gerakan nasional yang mengedepankan lingkungan Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini perlu diterapkan secara nyata, terutama di lingkungan sekolah.

"Pemerintah daerah sangat mendukung Gerakan ASRI ini. Sekolah dan guru harus membangkitkan program ASRI di lingkungan masing-masing," kata Nurul Adha.

Menurut dia, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan kepada peserta didik.

Karena itu, keterlibatan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan siswa menjadi penting agar Gerakan ASRI tidak berhenti sebagai slogan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan sehari-hari.

Audiensi ini sekaligus menjadi ruang memperkuat kolaborasi antara PGRI dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesejahteraan guru, serta membangun lingkungan sekolah yang aman, sehat, bersih, dan nyaman.(red) 

Komentar0

Cari Berita Lain di Google News

Type above and press Enter to search.