BSA7Gpd8GUz5TproTprpTfA7Gi==

Wakil Bupati Lombok Barat: Orang Tua Harus Menjadi Teladan Terbaik bagi Anak


LOMBOK BARAT, - Pendidikan anak tidak cukup hanya mengandalkan sekolah. Peran orang tua dalam memberikan keteladanan, mengendalikan emosi, serta menciptakan lingkungan rumah yang aman dan nyaman turut menentukan perkembangan karakter anak.

Hal tersebut disampaikan Pembina Yayasan Insan Mulia sekaligus Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, saat memberikan sambutan dalam seminar parenting khusus wali murid SMPIT Darul Musthofa bertema “Sinergi Sekolah-Rumah Mendampingi Remaja Membangun Prestasi” di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan, Minggu (25/10/2026).

Nurul Adha mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut. Menurut dia, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menyiapkan generasi terbaik.

Ia menegaskan, tanggung jawab mendidik anak tidak berhenti di lingkungan sekolah. Orang tua juga memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pendampingan dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Menurut dia, keberhasilan pendidikan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kualitas guru, kurikulum, dan lingkungan keluarga. Karena itu, dukungan orang tua di rumah tidak boleh diabaikan.

Orang Tua Harus Mampu Mengendalikan Emosi

Nurul Adha mengingatkan orang tua agar lebih sadar dalam mengelola emosi dan melatih kesabaran ketika mendampingi anak.

Menurut dia, anak-anak tidak hanya mendengarkan perkataan orang tua, tetapi juga mengamati perilaku mereka setiap hari. Cara orang tua berbicara, bersikap, dan menghadapi persoalan dapat menjadi contoh yang ditiru anak.

Karena itu, orang tua perlu berhati-hati dalam menunjukkan emosi di hadapan anak serta membiasakan diri memberikan teladan positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Role model terbaik anak-anak itu orang tua,” ujarnya.

Ia menilai, mendidik anak juga menuntut orang tua untuk terus belajar memperbaiki diri. Proses tersebut membutuhkan kesadaran, kesabaran, dan kemauan untuk melakukan introspeksi.

“Mendidik diri sendiri sebagai orang tua sangat berat daripada belajar membaca,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa mendampingi anak bukan hanya tentang memberikan nasihat atau menetapkan aturan, melainkan juga tentang kemampuan orang tua mengevaluasi dan memperbaiki perilakunya sendiri.

Ciptakan Rumah yang Aman dan Nyaman

Lebih lanjut, Nurul Adha mengajak orang tua membangun lingkungan keluarga yang membuat anak merasa aman, nyaman, dan dihargai.

Salah satu caranya adalah memperbanyak dialog dengan anak. Komunikasi yang terbuka dapat membantu orang tua memahami perasaan, kebutuhan, dan persoalan yang dihadapi anak, terutama ketika memasuki masa remaja.

Menurut dia, anak membutuhkan ruang untuk bercerita dan menyampaikan pendapat tanpa merasa takut atau dihakimi.

Ia juga mengajak para orang tua memulai perubahan dari diri sendiri, termasuk memperbaiki pola komunikasi dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan anak.

“Mari kita awali dengan memperbaiki diri sendiri. Ciptakan lingkungan terbaik di rumah kita agar anak-anak merasa aman dan nyaman. Perbanyak dialog dengan anak-anak,” ujarnya.

Doa Orang Tua Menjadi Bagian Penting dalam Pengasuhan

Selain keteladanan dan komunikasi, Nurul Adha mengingatkan pentingnya doa orang tua dalam mendampingi perjalanan hidup anak.

Ia mengajak orang tua untuk senantiasa mendoakan anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang baik dan mampu meraih masa depan yang lebih baik.

“Jangan lupa mendoakan anak-anak. Doa orang tua sangat mustajab,” katanya.

Menurut Nurul Adha, upaya mendidik anak perlu dilakukan secara menyeluruh melalui kerja sama sekolah dan keluarga. Sekolah memberikan pendidikan dan pendampingan dalam proses pembelajaran, sedangkan keluarga memperkuatnya melalui keteladanan, perhatian, dan pembiasaan positif di rumah.

Melalui seminar parenting tersebut, ia berharap orang tua semakin menyadari pentingnya peran keluarga dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak.

Sinergi sekolah dan rumah diharapkan dapat membantu remaja tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, memiliki kepercayaan diri, serta mampu mengembangkan potensi dan meraih prestasi.(red) 

Komentar0

Cari Berita Lain di Google News

Type above and press Enter to search.