BSA7Gpd8GUz5TproTprpTfA7Gi==

Belajar Langsung di Pesisir, Siswa MTs Ikut Tanam Mangrove Bersama Mahasiswa KKN-PMD UNRAM


LOMBOK TIMUR,  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram Desa Korleko Selatan, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, menginisiasi kegiatan penanaman mangrove di kawasan Pantai Muara, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal konservasi pesisir karena sebelumnya belum pernah dilakukan penanaman mangrove di lokasi tersebut.

Mengusung tema “Membangun Pesisir Lestari melalui Pemberdayaan Masyarakat dalam Edukasi, Penanaman, dan Pemeliharaan Mangrove di Desa Korleko Selatan” dengan tagline “Mangrove Tumbuh, Pesisir Tangguh”, kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Timur. Sebanyak 100 bibit mangrove ditanam di kawasan Pantai Muara, yang menjadi batas alam antara Desa Korleko Selatan dan Desa Korleko. Sekitar 50 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri atas siswa MTs, kelompok pemuda desa, perangkat desa, kader posyandu, mahasiswa KKN-PMD, serta pihak DLH Kabupaten Lombok Timur.

Selain melakukan penanaman, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan siswa mengenai pentingnya ekosistem mangrove. Pihak DLH Kabupaten Lombok Timur memberikan materi mengenai teknik penanaman hingga pemeliharaan mangrove pascapenanaman. Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kabupaten Lombok Timur, Zakaria Ahmad Efendi, menekankan bahwa keberhasilan program mangrove tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman. “Menanam mangrove itu mudah, sangat mudah, yang sulit itu adalah merawat atau memelihara. Moto kita adalah pintar menanam, pintar merawat,” ujar Zakaria.

Keterlibatan siswa dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Melalui kegiatan penanaman secara langsung, siswa memperoleh pengalaman belajar di luar ruang dengan mengamati dan mempraktikkan secara langsung pengetahuan mengenai ekosistem pesisir dan konservasi lingkungan.

Bagi mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram, kegiatan ini merupakan tahap awal dari upaya membangun kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir. Masyarakat diharapkan turut berpartisipasi dalam memantau perkembangan dan memelihara bibit mangrove yang telah ditanam secara berkelanjutan. Dengan adanya keterlibatan bersama antara masyarakat, pemerintah desa, generasi muda, siswa, mahasiswa, dan instansi terkait, mangrove yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat ekologis bagi kawasan pesisir.

Melalui semangat “Mangrove Tumbuh, Pesisir Tangguh”, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada penanaman, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir Desa Korleko Selatan.(*) 

Komentar0

Cari Berita Lain di Google News

Type above and press Enter to search.