Lombok Barat – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Hj. Nanik Suryatiningsih, melaksanakan kegiatan reses di wilayah Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara (KLU) dengan total 14 titik pertemuan guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Rangkaian kegiatan reses diawali di Dusun Bangket Dalam, Kecamatan Kediri, kemudian dilanjutkan ke Lendang Sedi, Kecamatan Kuripan. Pada Sabtu, 6 Juni, Hj. Nanik melanjutkan kunjungan ke dua lokasi di Kabupaten Lombok Utara. Selanjutnya pada hari Minggu, kegiatan reses berlangsung di Desa Mareje Timur, dilanjutkan ke Luwuk Tempos setelah salat Ashar, dan pada malam harinya bertemu masyarakat di Parwa, Desa Dasan Tapen.
Dalam setiap pertemuan, Hj. Nanik menyampaikan sosialisasi terkait Rancangan Undang-Undang tentang Pinjaman Online (Pinjol) dan Judi Online (Judol) yang saat ini menjadi perhatian berbagai pihak karena dampaknya yang cukup besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Selain menerima masukan terkait isu tersebut, masyarakat juga menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan dan pelayanan sosial. Aspirasi yang paling banyak disampaikan adalah permohonan pemulihan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah serta bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Warga mengeluhkan bahwa sebelumnya mereka menerima manfaat BPJS gratis dan bantuan PKH, namun saat ini tidak lagi mendapatkan bantuan karena masuk dalam kategori desil 4 ke atas berdasarkan data kesejahteraan sosial.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan batu sikat untuk pembangunan dan perbaikan masjid, perbaikan infrastruktur jalan, serta pengadaan ambulans desa guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga.
Hj. Nanik Suryatiningsih menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan perjuangan dan akan diteruskan kepada pemerintah daerah maupun instansi terkait sesuai kewenangannya.
“Reses merupakan momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan prioritas pembangunan,” ujar Hj. Nanik.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih kuat antara wakil rakyat dan masyarakat sehingga berbagai kebutuhan serta permasalahan yang dihadapi warga dapat memperoleh perhatian dan solusi yang tepat.(sahman)


Komentar0