Lombok Barat — SMPN 3 Labuapi menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara 1 umum dalam ajang Lomba LFPB dan LOBB Logika 1 Dekade tingkat SMP/MTs se-Nusa Tenggara Barat yang digelar di SMAN 7 Mataram pada 19 April 2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi pembinaan siswa, khususnya dalam bidang keterampilan baris-berbaris dan logika.
Kepala SMPN 3 Labuapi, Hamdatun, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut.
“Sebagai kepala sekolah, tentu saya sangat bangga dengan keberhasilan anak didik kami yang mampu meraih juara umum. Ini menjadi tolok ukur bahwa sekolah kami mampu melahirkan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Menurut Hamdatun, prestasi ini tidak diraih secara instan. Sekolah menerapkan latihan yang terjadwal dan sistematis setiap minggu melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Menjelang lomba, intensitas latihan ditingkatkan dengan menghadirkan pelatih khusus yang kompeten di bidang LFPB dan LOBB.
Selain itu, peran guru pembina dinilai sangat penting dalam memberikan motivasi kepada siswa.
Dukungan penuh dari seluruh pihak sekolah turut menjadi faktor penentu keberhasilan. Bahkan, budaya literasi juga terus dibangun melalui kegiatan membaca sebelum pembelajaran dimulai setiap hari.
Para peserta lomba sendiri merupakan siswa terpilih yang telah melalui proses seleksi berdasarkan kemampuan pengetahuan dan karakter. Meski demikian, tantangan tetap dihadapi, terutama rasa jenuh akibat intensitas latihan yang tinggi di luar jam pelajaran.
“Kerja sama tim yang solid dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi sekolah menjadi kunci utama. Dukungan dari guru, pelatih, hingga pihak luar sangat membantu siswa tetap termotivasi,” kata Hamdatun.
Ia menambahkan, keberhasilan ini turut meningkatkan rasa percaya diri siswa untuk terus berprestasi. Ke depan, sekolah akan melakukan evaluasi berkelanjutan guna mempertahankan bahkan meningkatkan capaian hingga tingkat nasional.
“Target kami berikutnya adalah meraih prestasi di tingkat nasional,” tegasnya.
Hamdatun juga berpesan kepada para siswa agar tidak cepat puas dengan prestasi yang diraih saat ini. Ia menekankan bahwa mempertahankan dan meningkatkan prestasi membutuhkan usaha yang lebih besar.
Di sisi lain, pihak sekolah menilai ajang lomba seperti ini sangat penting untuk terus diselenggarakan. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut mampu mendorong siswa untuk berlatih, berkreasi, serta mengembangkan keterampilan, khususnya dalam formasi pengibaran bendera dan baris-berbaris.
Sebagai penutup, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari pembina dan pelatih Paskibra, para guru, hingga pelatih khusus dari tingkat kabupaten yang turut mendukung persiapan siswa.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengukir prestasi dan mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang kompetisi.(sh)


Komentar0