BSA7Gpd8GUz5TproTprpTfA7Gi==

Digitalisasi Pemantauan KBM di SMPN 2 Gerung, Tingkatkan Disiplin dan Transparansi


Lombok Barat, - SMPN 2 Gerung terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui digitalisasi pemantauan kegiatan belajar mengajar (KBM). Program berbasis aplikasi bernama ABADI SPENDUGER ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat efektivitas, transparansi, dan akurasi data kehadiran guru serta siswa.

Sebelumnya, sistem absensi di sekolah tersebut masih dilakukan secara manual. Hal ini kerap menimbulkan kendala, seperti keterlambatan pelaporan, ketidakakuratan data, serta kesulitan dalam proses rekapitulasi. Melalui penerapan aplikasi digital, seluruh data kini dapat tercatat secara real-time, tersusun rapi, dan mudah dianalisis.

Instrumen dalam aplikasi ini mencakup absensi guru (kehadiran serta jam masuk dan keluar), absensi siswa (hadir, sakit, izin, dan alfa), hingga rekap otomatis harian dan bulanan. Selain itu, guru juga diwajibkan mengisi jurnal pembelajaran setiap kali masuk kelas.

Meski demikian, implementasi program ini masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satu tantangan utama adalah belum meratanya kedisiplinan guru dalam mengisi data secara konsisten. Selain itu, ketersediaan jaringan internet yang belum stabil di beberapa area juga menjadi hambatan teknis.

Kepala SMPN 2 Gerung, Hj. Rohanah, M.Pd, menegaskan bahwa digitalisasi ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan mutu pengelolaan pembelajaran.

“Melalui inovasi digital ini, pemantauan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif karena berbasis data, bukan hanya observasi sesaat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa supervisi akademik kini dapat dilakukan secara lebih terarah. Data yang terekam dalam aplikasi membantu pihak sekolah dalam mengidentifikasi guru yang memerlukan pembinaan serta memberikan apresiasi kepada guru yang konsisten dan disiplin.

Dari sisi kesiapan, sebagian besar guru telah mampu beradaptasi dengan penggunaan aplikasi, terutama karena berbasis smartphone dan mudah dioperasikan. Sekolah juga secara bertahap terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses pembelajaran.

Program ini memiliki sejumlah tujuan utama, antara lain meningkatkan disiplin kehadiran guru dan siswa, mempermudah monitoring KBM, menyediakan data yang akurat dan real-time, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Keberhasilan program diukur melalui peningkatan tingkat kehadiran, kelengkapan pengisian data, serta kecepatan akses laporan oleh pihak sekolah.

Dalam pelaksanaannya, aplikasi dikelola oleh tim yang terdiri dari admin utama—yakni operator sekolah atau tenaga IT—serta kepala sekolah sebagai pengawas dan evaluator. Pemantauan dilakukan setiap hari secara real-time, kemudian direkap secara mingguan dan bulanan.

Sebagai tindak lanjut, sekolah melakukan pembinaan terhadap guru yang kurang disiplin, memberikan apresiasi kepada yang konsisten, serta melakukan perbaikan sistem pembelajaran berdasarkan data yang diperoleh.

Ke depan, SMPN 2 Gerung berencana terus mengembangkan aplikasi ABADI SPENDUGER agar lebih stabil dan kaya fitur, sesuai kebutuhan yang muncul dari hasil evaluasi.

Dengan langkah ini, sekolah berharap mampu menciptakan budaya kerja yang lebih disiplin, transparan, dan berbasis data dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Komentar0

Cari Berita Lain di Google News

Type above and press Enter to search.