F Yang Mudik & Enggak, akan LEBARAN pada Waktunya! - Mata Nusantara -->

Yang Mudik & Enggak, akan LEBARAN pada Waktunya!

Redaksi Mata Mata

Aturan larangan mudik itu adalah cara terbaik pemerintah melindungi warganya dari Covid-19. Walaupun Sinergitas beberapa pemerintah daerah dengan Pemerintah pusat menjelang lebaran mulai membingungkan. Padahal yang namanya mudik, baik itu skala nasional walaupun lokal ya sama saja. Berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu tertentu.

Semestinya larangan mudik ini tidak berbatas waktu. Tekankan saja "semasih pandemi tak ada yang boleh mudik". Lihat saja sebagian besar pemudik sudah berada di kampung masing-masing begitu mendekati waktu terlarang mudik yakni tanggal 6 Mei.

Kasian petugas yang mulai siap-siap  memperketat penjagaan jelang tanggal tersebut. Semua titik penyekatan telah mulai dilakukan bersamaan dengan gelombang mudik yang tak terbendung.

Terus... yang dijaga saat hari H tanggal pelarangan mudik 6 hingga tanggal 17 Mei nantinya itu apa, siapa? Aduh tuhan bingung deh jadinya.

Sementara yang tidak mudik so pasti bales dendam dengan berbelanja cantik memadati pusat-pusat perbelanjaan. Tapi terpantau dengan prokes ketat kok.

Tak bisa dipungkiri Mudik ini adalah budaya terbaik masyarakat indonesia yang bertujuan melepas kangen, rindu, dengan tujuan mulia mempererat silaturrahim bahkan menyambung silaturrahim bagi mereka yang lama terputus.

Namun di sisi lain bagi kita ummat yang beriman telah diingatkan oleh junjungan Nabi Besar Muhammad SAW bahwa dengan mentaati pemimpin/ pemerintah berarti kita telah menunjukkan ketaatan kepada Alloh dan Rasulnya. Shollu 'Alannabiy.

Akhirnya, yang mudik sebelum tanggal terlarang sama taatnya dengan yang tidak mudik. Dan sama-sama akan "LEBARAN" pada waktunya.

Silahkan yang mau menambah Cerpen ini ditunggu atau mau kirim cerpen tandingan? hahahaha...cerpen semalem yang dimuat malem ini aduh!

Wallohu A'lam.

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel