F Belajar saat Pandemi, Dikbud Lobar Minta Sekolah Buat Materi Bervideo - Mata Nusantara -->

Belajar saat Pandemi, Dikbud Lobar Minta Sekolah Buat Materi Bervideo


Giri Menang, - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat belum mengizinkan sekolah di wilayah ini untuk membuka proses pembelajaran tahun pelajaran 2020/2021.

Pemkab Lobar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga meminta sekolah untuk menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menggunakan layanan pembelajaran melalui daring dan luring.

Hal ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800/1309_set.DISKDIKBUD/ 2020 tentang  layanan pembelajaran dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk peserta didik baru tahun pelajaran 2020/2021.

Dalam SE tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, H. Nasrun, M.Pd meminta sekolah membuat materi MPLS dalam bentuk video, foto hingga infografis dengan format digital.

"Satuan pendidikan menyiapkan materi MPLS dalam bentuk video, foto, infografis dan bahan lain dalam format digital. Pelaksanaan MPLS berlangsung dari tanggal 20-25 Juli 2020,"Kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lobar melalui Kabid Dikdas, Khaerudin, Jumat, (17/7).

Ia berharap kegiatan MPLS  ini dapat menumbuhkan semangat kepada peserta didik baru meski berada di tengah pandemi Covid-19.

"Sekolah menyiapkan materi esensi MPLS. Materi itu perlu di rumuskan bersama guru," katanya.

Dikatakan, layanan proses belajar mengajar pada fase transisi di mulai tanggal 13 Juli 2020 sampai dengan September 2020. Pada fase ini siswa masih tetap BDR ( Belajar Dari Rumah). Selama fase transisi sekolah menyiapkan fasilitas pendukung seperti mempersiapkan protokol kesehatan.

"Guru perlu menyiapkan materi ensensi dan non esensi menjadi bahan ajar serta bahan penugasan," katanya.

Dikatakan, setelah fase transisi ini sekolah di minta untuk mengisi instrumen yang ada, apakah proses belajar mengajar itu bisa tatap muka atau tidak.

"Jika nilai instrumen itu mencapai 85 persen, maka sekolah bisa melaksanakan proses belajar dan mengajar secara tatap muka. Harus ada simulasi protokol kesehatan," katanya.

Selama ini, dari hasil evaluasi  PJJ (pembelajaran jarak jauh) berjalan sangat baik.(red)

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel