F Ide Cemerlang Tuan Guru Manan "Gelar Pelatihan Barista" Didukung Pelapak - Mata Nusantara -->

Ide Cemerlang Tuan Guru Manan "Gelar Pelatihan Barista" Didukung Pelapak


MATARAM, - Bakal Calon Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Abdul Manan mengatensi keanekaragaman produk kopi yang ada di Indonesia, terutama di Provinsi NTB.

Puluhan jenis kopi dari Pulau Lombok dan Sumbawa berhasil mencuri perhatian masyarakat dalam dan luar negeri. Diantaranya, jenis Kopi Arabika Sajang dari Sembalun, Kopi Robusta Rempek dari KLU dan Arabika Kopi Tepal di Sumbawa.

TGH Abdul Manan mengatakan, munculnya banyak kedai kopi yang kian menjamur di setiap sudut di Kota Mataram akan bisa mendorong para pemuda-pemudi di ibukota provinsi NTB tersebut bisa makin kreatif dan terampil mengadopsi perkembangan global, khususnya di bidang kopi melalui Kelas Kreatif Barista Kopi.

Apalagi, menurut Ketua MUI Kota Mataram itu, konsumsi kopi tak ubahnya serupa dengan makanan pokok. "Kalau kita orang Lombok itu, meminum kopi sama dengan sereal wajib saat pagi hari. Jadi, kopi itu sudah menjadi budaya lho, maka perlu kita moderenkan melalui pelatihan dan kelas kopi. Sehingga, akan bisa pemuda-pemudi kita mampu untuk menjadi pewirausaha kedai kopi," ujar Tuan Guru Manan di sela-sela meracik kopi dengan sistem V60 (Manual Brewing) di Kedai Mr. Dim-Dim di Jalan Bung Karno Lingkungan Jempong, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Rabu Soren (9/9) kemarin.


Menurut dia, meminum kopi adalah kegiatan yang mampu mendekatkan manusia dengan sesamanya. Oleh karena itu, berkegiatan minum kopi sama dengan mempersatukan persahabatan dan persaudaraan.

Sehingga, bagi Tuan Guru Manan, rencananya yang akan mengadakan Kelas Kreatif Barista Kopi dalam waktu dekat ini, tidak lain adalah upayanya guna mewadahi kreatifitas pemuda di Kota Mataram

"Saya berkomitmen, anak-anak muda Kota Mataram agar bisa menggapai impian mereka untuk menjadi seorang barista harus mulai dilakukan pembelajaran, pelatihan, dan perluasan jaringan pertemanan atau rekanan usaha. Jadi, pelatihan Kelas Kreatif Barista Kopi lebih pada upaya mengasah skill dan kemampuan mereka di bidang perkopian," tegasnya.

"Prinsipnya, segala kegiatan yang bersifat mendorong kreatifitas masyarakat akan kita fokuskan dan wadahi kedepannya," sambung Tuan Guru Manan.

Ia menjelaskan, kelas kopi itu bertujuan untuk menyebarkan energi positif melalui beragam materi mengenai cara mengolah kopi menjadi minuman yang digandrungi kaum tua dan muda, serta mengenai aneka kopi yang ada di NTB

"Provinsi NTB itu, memiliki aneka jenis kopi yang kualitasnya tidak kalah dibanding negara-negara berkembang lainnya. Maka, segala produk kopi lokal akan fokus kita optimalkan dan berdayakan kedepannya. Apalagi, kalau Paslon Selly-Manan (Salam) ditakdirkan oleh Allah SWT memimpin Mataram, maka Insya Allah seluruh CSR perusahaan yang ada di Mataram kita akan upayakan membantu pengembangan usaha kopi generasi muda melalui pendirian lapak-lapak yang kita atur lokasinya," jelas Tuan Guru Manan

Sementara itu, Owner Kedai Kopi Dim-Dim Mataram, Dimas, mengaku kaget atas kemahiran Tuan Guru Manan meracik kopi arabika dari Tepal, Sumbawa.

Oleh karena itu, ia mendukung dan bangga atas rencana pendamping Hj. Putu Selly Andayani di Pilkada Mataram yang akan mengadakan pelatihan Kelas Kreatif Barista Kopi dalam waktu dekat ini.

"Bagi kami, ide pak Tuan Guru Manan, sangat cemerlang, karena pemilik kedai kopi seperti saya, memang sangat butuh adanya penambahan ilmu meracik kopi agar bisa membuat pelanggan kedai kian nyaman datang berbelanja menikmati sajian kopi," kata Dimas.

Terkait ide menggerakkan perusahaan di Mataram melalui dana CSR mereka untuk membantu pelatihan bagi para pemuda-pemudi sebagai barista atau orang yang membuat dan menyajikan kopi.

Menurut Dimas, hal itu sangat tepat, serta merupakan ide brilian nan cemerlang. Mengingat, hingga kini, belum ada kepedulian kalangan BUMN dan BUMD yang mendukung kreatifitas pemuda dalam hal meracik kopi tersebut.

"Kami ini, meracik kopi memang otodidak. Jadi, kalau ada kepedulian dan pelatihan tentu skill kita akan meningkat. Nah, jika ide menggerakkan BUMN/BUMD untuk peduli, sudah tentu akan bisa menggairahkan kewirausahaan pemuda kedepannya," tandasnya. (*).

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel