F SJP: Proyek KEK Mandalika Tetap Jalan, Alokasi Dana Tetap Normal - Mata Nusantara

SJP: Proyek KEK Mandalika Tetap Jalan, Alokasi Dana Tetap Normal


MATARAM, - Proyek pembangunan infrastruktur penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Lombok Tengah, NTB dipastikan tetap berjalan.

Meski sebagian besar anggaran negara saat ini dialihkan untuk penanganan pandemi corona sejak Februari lalu, namun alokasi dana untuk KEK Mandalika yang dikelola PT ITDC tidak termasuk yang dipending.

"Mandalika tetap jalan kegiatan infrastrukturnya. Jadi alokasi (dana) ke ITDC tidak termasuk yang dipending. Malah ada tambahan dana dari pemerintah tahun ini," kata anggota Komisi V DPR RI, H Suryadi Jaya Purnama (SJP).

Menurut SJP, pemerintah sudah menambah dana penyertaan modal untuk KEK Mandalika melaui ITDC senilai Rp500 Miliar lebih. Sehingga pembangunan di kawasan bisa tetap berjalan.

Selain pembangunan infrastruktur kawasan yang dikelola ITDC, sejumlah proyek infrastruktur penunjang seperti pelebaran jalan dari Bandara menuju KEK Mandalika juga tetap berjalan dengan anggaran APBN.

"Untuk pembangunan jalan, ini lain lagi dari APBN juga tidak kena refocusing. Termasuk anggaran untuk Bandara Lombok, kan Angkasa Pura juga tetap berjalan," katanya.

SJP menjelaskan, selain Mandalika sejumlah proyek infastruktur strategis lainnya di NTB juga tidak mengalami perubahan alokasi anggaran di masa pandemi ini.

"Pelabuhan Gili Mas juga tetap jalan pembangunannya. Kita juga tengah perjuangkan untuk pelebaran jalan dari Gili Mas ke Mataram," katanya.

Menurutnya, keberadaan pelabuhan Gili Mas di Lembar Lombok Barat akan sangat strategis menjadi penunjang sektor pariwisata di daerah ini. Sebab, selain melalui penerbangan, wisatawan juga banyak melalui jalur laut ke wilayah NTB, misalnya dengan kapal pesiar.

"Sehingga mau tidak mau, nantinya jalan dari Gili Mas ini harus dilebarkan juga. Ini kita perjuangkan," kata SJP.

Ia berharap dengan pembangunan KEK Mandalika sebagai salah satu dari lima destinasi wisata superprioritas di Indonesia, dan juga pembangunan pelabuhan Gili Mas, maka sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat dapat berkembang dengan baik di masa mendatang.(red)

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel