F BAITIY JANNATIY (Khutbah Idul Fitri 2020) - Mata Nusantara

BAITIY JANNATIY (Khutbah Idul Fitri 2020)


Oleh :
TGH. Khalilurrahman, MAg
(Pimpinan Pondok Nage Narmada)

الله اكبر ألله أكبر ألله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد .
الحمد لله الذي فرض صيام رمضان لهذه الأمة شرع فيه زكاة الفطرة للطهرة والتزكية ولقب القائمين برمضان بالقاب جيدة
اشهد ان لا اله إلا الله شهادة تنجي قائلها من الأفات والنقمة
واشهد ان محمدا عبده ورسوله مرشد الامة لنيل السعادة
اللهم صل وسلم وكرم ومجد وبارك على شفيع الناس محمد ابن عبد الله القائم بحقوق الله ما ضاقت الا وفرجها الله.
اما بعد فيا عباد الله اوصيكم ونفسي بتقوى الله فقد فاز من اطاعه واتقاه.  فقد قال الله تعالى يا ايها الذين امنوا اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن الا وانتم مسلمون. 

Allahu akbar 3x.
Saudaraku Muslimin Muslimat Rahimakumullah.

Hari ini adalah hari berbahagia dan bersukacita atas karunia Allah yang tercurah kepada kita semua. Khususnya rahmat Allah pada bulan Ramadhan yang baru saja berlalu di hadapan kita. Berlalunya Bulan suci ramadhan ditutup dengan rangkaian amaliyah wajib berupa zakat fitrah. Kemudian kita kumandangkan tahmid, tasbih dan takbir, sebagai wujud kemenangan dan penghambaan kita kepada Allah SWT. Semoga segala amal ibadah kita selama bulan Ramadhan ini diterima Allah SWT, dan semoga kita tergolong sebagai hamba yang Muttaqin. Amien…

Shalawat beserta salam semoga senatiasa tercurahkan kepada Junjungan Alam Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabat, para pengikut Beliau. Semoga kita semua mendapatkan syafaat_nya nanti di hari kemudian. Amien…

Allahu akbar 3x.
Saudaraku Muslimin Muslimat Rahimakumullah.

Ramadhan tahun ini menjadi sangat istimewa bila dibandingkan dengan Ramadhan sebelumnya. Kondisi kesehatan dunia yang juga melanda negara kita telah membuat beberapa hal harus diatur dan disesuaikan, termasuk juga dalam hal pelaksanaan ibadah. Tarawih, Shalat Jumat, Peringatan Nuzul Quran, Tadarus berjamaah, bahkan shalat Idul Fitri juga haruslah dibatasi. Semua itu telah dikaji dengan berbagai disiplin ilmu yang tujuannya adalah untuk kemaslahatan bersama terutama untuk mencegah penyebaran virus corona. Tentu banyak yang belum terbiasa dengan kondisi ini. Bahkan tidak sedikit pula yang merasa terganggu dengan adanya aturan ini.

Rasulullah SAW memberikan suatu gambaran kepada kita semua, bahwasanya segala ujian, cobaan, musibah atau penyakit adalah merupakan cara Allah untuk mengurangi dosa dan kesalahan hamba_Nya. Rasulullah bersabda :
  مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
“Tiadalah seorang muslim yang ditimpa musibah dalam bentuk kelelahan, sakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, dan kecemasan, melainkan Allah menghapuskan darinya segala kesalahan dan dosa, hingga duri yang menusuknya juga menjadi penghapus dosa.” (HR. al-Bukhari no. 5318)

Sebagai orang yang beriman kepada Allah, maka segala sesuatu yang kita jalani dan laksakan adalah merupakan ketentuan dari Allah yang tentunya berisikan hikmah yang dapat kita jadikan pelajaran. Dalam surat Ali Imran ayat 191, Allah menegaskan agar kita senantiasa berfikir positif dengan apa yang Allah ciptakan :
رَبَّنا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“ Wahai Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa Neraka.”

Allahu akbar 3x.
Saudaraku Muslimin Muslimat Rahimakumullah.

Lantas, hikmah apa yang dapat kita petik dari kondisi kita saat ini ? Secara aturan negara dan protocol kesehatan yang telah ditetapkan, dapat kita gali beberapa hal positifnya, antara lain :
1. Kebijakan Stay At Home (tinggal di rumah) telah menjadikan hubungan antara masing2 keluaraga menjadi semakin akrab dan dekat. Waktu berkumpul bersama dan saling berbagi akan memunculkan rasa bahagia dan keharmonisan.

2. Latihan untuk beribadah bersama.
Anjuran utk ibadah berjamaah di rumah masing2, merupakan latihan bagi anggota keluarga terutama bagi ayah atau suami yang kewajiban utamanya adalah sebagai pimpinan keluarga sekaligus imam jamaah. Sebagai laki_laki, jangan sampai tidak pernah sekalipun menjadi imam shalat.

3. Saling berbagi Ilmu
Saat lockdown di rumah, maka alangkah baiknya jika diisi dengan kegiatan2 positif dan berpendidikan. Keluarga dapat berdiskusi tentang ilmu pengetahuan yang mungkin menjadi tugas selama di rumah. Belajar ilmu_ilmu dari sumber yang baik dan benar. Yang paling utama, belajar mengaji dan mengkaji al_Qur’an. Betapa ruginya kita, jika 3 bulanan ini kita berdiam diri di rumah, namun tak sekalipun kita membaca al-Qur’an. Kita bisa membuat program satu hari satu ayat, atau satu surat, atau satu juz.

4. Menjaga Diri dan Keluarga dari Kemaksiatan
Allah menegaskan kepada kita semua untuk menjaga diri dan keluarga dari sentuhan api neraka. Karenanya, kesempatan kita berada di rumah, mari kita manfaatkan untuk senantiasa saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

5. Semakin mengerti tentang aturan kebersihan dan kesehatan

6. Semakin mengerti cara pemanfaatan tehnologi, terutama tehnologi komunikasi. Kondisi yang ada melahirkan suatu bentuk hubungan personal dan social baru yang mengedepankan tehnologi. Belajar online, belanja online, rapat online, bisnis online dan lain sebagainya.

7. Terciptanya Quality time. Atau mengerti kapan dan bagaimana memanfaatkan waktu secara tepat dan maksimal. Anggota keluarga dapat saling mengingatkan jika ada keperluan mendesak yang tidak mungkin ditinggal dan mengharuskannya keluar rumah.

8. Menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama.
Secara ekonomi, ternyata banyak juga anggota masyarakat yang harus kehilangan mata pencaharian, sehingga membuat mereka kesulitan untuk memenuhi hajat hidupnya sehari_hari, maka situasi ini juga akan melatih kepeduliaan dan rasa kebersamaan kita terhadap saudara kita yang membutuhkan. 

Dan masih banyak lagi hikmah_hikmah lainnya yang dapat kita gali. Kesemuanya itu hanya akan dapat diraih, jika hati dan pikiran kita tetap berprasangka baik kepada ketentuan Allah SWT. Karenanya, kita senantiasa berharap dan berdo’a kepada_Nya agar pandemic ini segera diangkat sehingga segala sesuatu dapat kembali berjalan normal seperti sediakala. Amien yaa Rabbal alamin

Allahu akbar 3x.
Saudaraku Muslimin Muslimat Rahimakumullah.

Selanjutnya, dalam kesempatan Idul Fitri ini, marilah kita saling memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian kita terhadap sesama, karena banyak sekali perubahan_perubahan yang timbul dari kondisi ini. Kita saling maafkan. Kita saling isi kesempatan selanjutnya dengan kebaikan_kebaikan. Jarak kita bolehlah berjauhan demi kesehatan, tetapi hati dan do’a kita haruslah tetap saling bertautan. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin.

اَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah Kedua

الله اكبر ألله أكبر ألله أكبر الله أكبر الله أكبر الله
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا
أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ
وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، فِي العَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنْ خُلَفَائِهِ الرَّاشِدِيْنَ، وَعَنْ أَزْوَاجِهِ أُمَّهَاتِ المُؤْمِنِيْنَ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِيْنَ، وَعَنْ المُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدُّعَاءِ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعاً مَرْحُوْماً، وَاجْعَلْ تَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقاً مَعْصُوْماً، وَلا تَدَعْ فِيْنَا وَلا مَعَنَا شَقِيًّا وَلا مَحْرُوْماً.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى.
رَبَّنَا آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ :
(( إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel