Nauvar: Pansel Calon Sekda NTB Harus Akuntabel


MATARAM, - Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekda NTB telah di buka sejak 17 September hingga 4 Oktober 2019. Terdapat beberapa nama pejabat yang telah mendaftar diantaranya Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M. Si, Inspektur NTB H. Ibnu Salim, dan Asisten I Setda NTB Hj Baiq Eva  Nurcahyaningsih.

Diketahui, saat ini, Iswandi sedang mengemban amanah sebagai Penjabat Sekda NTB. Ia di tunjuk menjadi Penjabat Sekda NTB untuk kedua kalinya.

Anggota DPRD Provinsi NTB, Nauvar Furqony Farinduan meminta pansel  Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekda NTB dilaksanakan sesuai dengan azaz dan prinsip keterbukaan, akuntabel, dan proporsional.

"Jabatan Sekda merupakan Jabatan prestisius sebagai tulang punggung Gubernur dalam kerangka pelayanan administrasi, organisasi, dan Tata laksana seluruh Perangkat Daerah di NTB," katanya di Mataram, Kamis (19/9)

Menurut Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD NTB ini dengan keterbukaan proses pansel di setiap tahapannya tentu akan membawa atmosfir yang sejuk bagi masyarakat sehingga meminimalisir pertanyaan negatif apabila terpilih nanti adalah orang-orang yang kiranya kurang populis di masyarakat.

"Keterbukaan juga akan meligitimasi bahwa orang yang nantinya akan duduk sebagai Sekda Provinsi NTB adalah orang yang memang mampu, kompeten, dan benar-benar telah memenuhi secara proporsional baik persyaratan yang bersifat umum dan khusus sebagaimana kriteria dan acuan yang digunakan dalam penentuan Sekda  Provinsi NTB," pungkasnya.(red)

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel