LPD Univ. Hamzanwadi Gelar Diklat Penguatan Kepala Sekolah



Lotim, - Sejumlah 588 kepala sekolah (TK/PAUD, SD,  dan SMP) di Kabupaten Lombok Timur, akan dan sedang mengikuti Diklat Penguatan Kepala Sekolah. Diklat dilaksanakan oleh Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Universitas Hamzanwadi dengan dengan pola 71 Jam. Pelatihan, difasilitasi oleh Narsum dari unsur LPD dan pengawas Dinas Dikbud NTB dan Lotim. 

Pada hari pertama, Kadis Dikbud Lotim berkesempatan menyampaikan kebijakan pendidikan Lotim, terkait Kepala Sekolah,  yakni kesejahteraan melalui kepangkatan. 
Aspek ini penting mengingat karir kepala sekolah dimulai dari jenjang kepangkatan melalui profesionalisme berkelanjutan. Peningkatan karir harus diikuti dengan profesionalisme kerja dalam tupoksi kepala sekolah.

Pada hari kedua, acara diklat dibuka secara resmi oleh Kepala P4TK PKn
dan IPS Malang sebagai koordinator perwalian wilayah Jatim,  Bali,  NTB,  dan Maluku Utara.

Dalam arahannya, Dr. H. Subandi, MM. menyampakan bahwa diklat penguatan Kepala Sekolah, termasuk Diklat Penyiapan Calon Kepala Sekolah dalam rangka memenuhi Permendikbud No. 6/2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. 

"Sangat jelas disebutkan bahwa jabatan kepala sekolah tidak lagi menjadi tugas tambahan guru,  tapi menjadi tugas pokok dan fungsi kepala sekolah," katanya di Selong, Kamis (19/9).

Untuk diketahui dari 330.000 lebih kepala sekolah satuan Pra Sekolah, satuan Dasar, pendidikan luar biasa, pendidikan Menengah, dan pendidikan kejuruan seluruh Indonesia, baru sepertiganya yang memiliki NUKS (No. Unik kepala Sekolah), termasuk di NTB. 

Karena itu, pelatihan penguatan KS dan penyiapan calon KS menjadi penting sebagai pintu pertama memasuki tupoksi KS dan calon KS, karena NUKS terbit bila peserta dinyatakan lulus diklat dan memperoleh sertifikat. 

Dr.  H Khirjan Nahdi,  M. Hum. ,WR 1 sekaligus ketua LPD Univ.  Hamzanwadi dalam pengantarnya mendampingi Kepala P4TK PKn dan IPS Malang berjanji akan menyelenggarakan kepercayaan sebagai LPD melalui kerja sama dengan LP2KS Indonesia dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan SOP yang diacu.

Struktur program diklat terdiri atas 13 mata diklat: Literasi Digital, Teknik Analisis Manajemen, Rencana Kerja Sekolah, Kepemimpinan Perubahan,  
Kewirausahaan, Pengelolaan Kurikulum, Pengelolaan Keuangan Sekolah, Pengelolaan Sarpras sekolah, pengelolaan peserta didik,  pengelolaan pendidik dan tendik, supervisi dan PK Guru, supervisi dan PK Tendik, Rencana PKB, dan pengembangan sekolah berbasis SNP.

Pasca kegiatan ini, akan terus dipantau dalam bentuk monev oleh stakeholders dalam rangka mengukur efektivitas pasca pelatihan dan aspek-aspek pembinaan kepala sekolah yang strategis ditingkatkan.(red)

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel