Jadi Anggota Dewan, Abdul Majid Beberkan Formulasi Dongkrak Pariwisata


Lobar, - Terpilih sebagai anggota DPRD Lobar mewakili masyarakat di dapilnya, H. Abdul Majid tetap tampil sederhana dan apa  adanya. Jabatan yang ia emban sebagai amanah rakyat tidak membuatnya merasa tinggi dan berbeda dari sebelumnya.

Sosok pemuda rendah hati dan dikenal akrab kepada siapapun ini menjunjung tinggi keramahan kepada siapapun ia bersilaturrahim.

Sebagai penggagas "Sekotong Mendunia" dan "Lembar Menggoda", ia tidak pernah kekurangan ide dalam membangun pariwisata khususnya daerah Sekotong. Berbagai kegiatan dan even dalam mengangkat potensi Sekotong telah dan akan dilakukan.

Ditemui Matanusantara.com usai pelantikannya sebagai anggota DPRD Kab. Lombok Barat Periode 2019-2024 di Giri Menang pada Rabu (14/8), ia mengatakan momentum pelantikan adalah yang teristimewa dan hari itu adalah sebuah sejarah baru untuk meningkatkan perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat.

"Tentu saya akan meningkatkan perjuangan dan pengabdian karena sudah diberi amanah oleh masyarakat, dengan melaksanakan Visi Misi menuju Lombok Barat yang berkemajuan dalam semua bidang, menjaga sinergitas  baik antara Legislatif dan eksekutif, dan tidak kalah penting mengontrol pembangunan yang berkeadilan," tegasnya.

Khusus bidang pariwisata yang selama ini ia geluti, ia berjanji akan mendongkrak pariwisata Kecamatan Sekotong dan Lembar.

"Karena Sekotong, Lembar ini adalah Kecamatan potensial diantara 10 Kecamatan di Lombok Barat, Sekotong memiliki 9 Desa dan Lembar memiliki 10 Desa. Dua Kecamatan ini mempunyai peluang menjadi Kecamatan masa depan Kabupaten Lombok Barat, hal ini menjadi atensi kita semua untuk menggali potensi yang dimiliki kedua kecamatan ini," cetusnya.

Lembar menjadi gerbang Dunia karena pelabuhannya. Kemudian Sekotong yang memiliki potensi sumber daya alam dan SDM yang sudah lebih baik, tentu akan membantu percepatan pembangunannya.

"Kita benahi dua kecamatan ini, sebagai andalan pariwisata Lobar kedepan, namun butuh Budgeting lebih untuk  mendongkrak SKPD yang memang menggawangi bidang itu, sehingga pariwisata yang ada di Sekotong dan Lembar semakin berdampak secara ekonomi dan sosial," ujar politisi PPP ini.

Ia menambahkan Lembar dengan Pelabuhan Internasional yang bisa disinggahi kapal pesiar kapan saja. Sekotong dengan Gili Gede, Gili Nanggu, dan Gili Indah yang dimiliki memiliki grand design yang luar biasa. Belum lagi kata Pegiat sampah ini tersedianya destinasi-destinasi wisata lain yang cukup menarik di dua kecamatan itu.

Diakuinya, pemerintah terus berupaya memajukan Sekotong dan Lembar. Hingga saat ini menurutnya keadaan sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, hal ini terlihat dari kunjungan wisatawan yang  semakin meningkat.

Lebih jauh ia memaparkan hal terpenting dalam membenahi Pariwisata adalah dengan memperhatikan "Triple A" (Accessibility, Attraction, Amenities)

Accessibility yaitu “akses” masuk ke Destinasi Wisata  harus cepat dan mudah. Attraction yaitu “daya tarik” harus dimiliki sehingga layak jual. Amenities yang berarti ”fasilitas” ketersediaan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan.

"Tidak hanya menghidupkan atraksi  alami, namun atraksi budaya juga sangat penting. Tidak ada salahnya kita meniru dan memodifikasi yang ada di Bali, juga dengan memperbanyak atraksi baru misalnya, sehingga pilihan wisatawan makin beragam," cetusnya.

Ia berharap pemerintah tetap bersinergi dan terkoordinasi baik secara massive dengan stake holder yang lain terutama pelaku pariwisata.

"Pariwisata Sekotong dan Lembar ini butuh pembenahan yang lebih baik dan maksimal. Selain 3-A tadi, yang tak kalah penting adalah Sapta Pesona yang merupakan pedoman Pariwisata yaitu keamanan yang menjadi sentral pengembangan pariwisata itu sendiri," pungkas pehobi foto ini.(red)

#sekotongmendunia
#lembarmenggoda

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel