Penetrasi Internet Positif, Kominfo Bimtek SIMAN dan Pengelola Media Kehumasan


Bali, - Dalam rangka penerapan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2015 dan menjalankan fungsi kemitraan dari Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik (TKKKP) Kominfo RI, diadakan kegiatan Rapat Koordinasi Sinergi Media Sosial Aparatur Negara (SIMAN) dan Bimbingan Teknis Pengelola Media Wilayah Indonesia Tengah di Bali (30/4).

Rakor dan Bimtek itu diikuti oleh unsur kehumasan provinsi, kabupaten/kota Wilayah Indonesia Tengah. Dengan menghadirkan narasumber Koordinator Tim Pakar SIMAN M. Fariza Y Irawady, Koordinator Bidang Jaringan Tim SIMAN Wahyu A Permana, co Founder Mafindo Aribowo S dan Pakar/Pengamat Media Sosial Dr. Rully Nasrullah.

Dalam pada itu, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Selamatta Sembiring sebelum membuka Rakor dan Bimtek menyampaikan penetrasi internet di Indonesia jumlahnya 143,6 juta pada awal tahun dan terus berkembang. Betapa dahsyatnya percepatan penggunaan internet masyarakat dalam hal berkomunikasi.

Di era post truth dengan echo chamber-nya mengakibatkan bahwa kebenaran itu berkaitan dari viralnya suatu informasi.

"Ketika sebuah informasi terus-menerus dipapar kepada kita, maka pada akhirnya kita akan meyakini bahwa informasi tersebut adalah sebuah kebenaran, tanpa menghiraukan logika. Maka pengelolaan komunikasi dan informasi menjadi penting, apalagi dalam era post truth ini," tuturnya.

Jumlah hoax yang beredar masih tetap banyak, sehingga diperlukan intensitas penyebaran konten informasi positif dan penangkalan informasi hoax melalui media sosial.
Pemerintah secara berkala menyampaikan informasi untuk diketahui khalayak melalui pemberitaan yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kadis Kominfo dan Statistik Provinsi Bali, Ir. Nyoman Sujaya, MT.,
pada paparan sekapur sirihnya menjelaskan perkembangan media sosial memengaruhi pembentukan opini publik, maka penting ASN, khususnya yang bertugas mengelola media untuk memahami teknik pembuatan konten kreatif sebagai upaya menangkis informasi negatif di media sosial.
Selain untuk memberikan informasi yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Pada bimtek kali ini, para pengelola media internal instansi diberikan bimbingan pembuatan konten kreatif positif serta pengetahuan mengenai SIMAN.

Sementara itu, Koordinator Tim Pakar SIMAN, M Fariza Y Irawady memaparkan
tingginya kemampuan interaksi pengguna internet, pada saat yang sama menimbulkan dilema, sehingga perlu sinergi aparatur negara melalui medsos.


"Kita melihat bahwa penggunaan medsos ini penting. Produk humas sudah relatif bagus, tapi bagaimana konten tersebut dapat tersebar secara sistematis dan masif melalui media sosial. Hal ini yang menjadi landasan pembentukan Tim SIMAN," imbuhnya.

Ditambahkannya, berisiko apabila membiarkan konten dan isu negatif (hoax) tersebar. Sesungguhnya perlu memberikan respons dan melakukan sanggahan terhadap isu hoax tersebut.



Adapun Koordinator Bidang Jaringan SIMAN Wahyu A Permana memaparkan, sekarang eranya melakukan pendekatan yang berbeda. Bukan hanya memberitakan kegiatan seremonial saja. Perlu dilengkapi dengan meliput dari sisi penerima manfaat layanan atau program dan kebijakan pemerintah, potensi kedaerahan pada masing-masing provinsi, kabupaten dan kota.

Lebih dari itu lanjutnya, perlu perubahan mindset. Kewenangan kehumasan ditingkatkan dan diperluas, lantaran humas mesti kerja cepat untuk merespons isu yang berkembang. Menggunakan internet positif melalui media sosial dalam penyampaian informasi secara tepat, akurat, dan bermanfaat.

Sedangkan co Founder Mafindo Aribowo S menyatakan perlunya membedakan mana konten yang benar dan konten yang hoax, berdasarkan norma 5 W + 1 H serta gambar, video, narasi yang ditampilkan sesuai dengan peristiwa.

Bimtek diakhiri dengan paparan materi dari narasumber Dr. Rully Nasrullah yang mengajak langsung peserta Bimtek untuk membuat meme dan videografis dengan cara menarik.

"Shooting sealur, siapkan bahan, cukup dengan klik-klik sudah selesai videonya," ujarnya memberi motivasi kepada peserta.(red)

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel