Diduga Lakukan Pelanggaran, FM Center Laporkan Apita Maya & Suhaimi Ismy



Mataram, - Calon anggota DPD RI Prof. Dr. Farouk Muhammad melalui FM (Farouk Muhammad) center yang digawangi Sudirman, SH melaporkan adanya sejumlah indikasi pelanggaran pemilu yang di lakukan dua calon anggota DPD RI Evi Apita Maya dan Haji Lalu Suhaimi Ismy ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat.

Evi Apita Maya di laporkan karena di duga melakukan pembohongan publik dengan menggunakan foto yang di sinyalir bukan foto aslinya. Selain itu tim Farouk juga melaporkan Evi karena di indikasikan melakukan praktek money politik dengan membagikan sembako pada saat kampanye lalu.

"Jadi kita persoalkan tentang penggunaan foto oleh calon nomor 26 (Evi Apita Maya), ada indikasi pembohongan publik, dan ini adalah kontestasi pemilihan wakil rakyat bukan kontestasi kecantikan," ujar Farouk kepada awak media di Mataram, Minggu, (19/5).

Sementara Haji Lalu Suhaimi Ismy juga di laporkan ke Bawaslu karena menggunakan foto lama yakni foto saat pencalonan tahun 2014 lalu. Menurut. Farouk dalam aturan para calon harus menggunakan foto terbaru minimal foto enam bulan terakhir.

"Foto yang di pakai pak Suhaimi itu foto tahun 2014, dalam aturan semua calon harus menggunakan foto terbaru minimal enam bulan terakhir, dan ini sudah melanggar aturan administrasi," jelas Farouk.

Selain melaporkan kedua calon anggota DPD RI tersebut, Farouk juga berencana akan melaporkan KPU dam Bawaslu NTB ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) karena di anggap melakukan pembiaran terhadap pelanggaran syarat pencalonan.

Bahkan Farouk akan mempersoalkan kasus kedua calon DPD RI ini ke Mahkamah Konstitusi. Farouk mengatakan tidak hanya dirinya yang keberatan dengan penggunaan foto kedua calon tersebut, namun sejumlah calon anggota DPD RI lainnya juga ungkapnya.

"Calon-calon yang lain juga merasa keberatan, ini pengakuan setelah saya melakukan diskusi dengan sejumlah calon lainnya, dan saya akan bawa ke MK kasus ini," pungkas Farouk.

Sementara itu Sudirman, SH akan melakukan upaya maksimal agar tidak jadi kecurangan lagi di setiap pemilu kedepan.

"Semua tindak kecurangan harus diusut sampai tuntas sebagai pelajaran dikemudian hari, tidak bolah dibiarkan terus seperti ini," tutupnya.(red)

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel