Dari sekian banyak Calon Anggota Legislatif (Caleg) Perempuaan DPRD Kota Mataram, terdapat nama Baiq Indranibgsih SE yang memilki program kerja politik yang sederhana namun mampu memotret kondisi riil Daerah Pemilihannya yakni Dapil Kecamatan Ampenan.
Sepuluh Tahun yang lalu Kota "Tua Ampenan" masih dindetikan dengan keberadaan sungai yang kotor, sungai dijadikan oleh warga sekitar sebagai tempat pembuangan sampah. Bermacam jenis limbah mulai dari sampah plastik hingga limbah rumah tangga menumpuk Sepanjangan aliran sungai.
Namun setelah terbentuknya kelompok Masyarakat Peduli Sungai IBRA (Ini Baru Banjar) yang diinisiasi oleh Baiq Inde sapaan akrab Caleg Partai Demokrat Dapil kecamatan Ampenan ini, kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terutama sungai mulai terlihat. Kesadaran warga ini terlihat dengan tidak adanya aktifitas warga yang membuang sampah langsung ke sungai.
Tidak dijadikanya sungai sebagai tempat pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar aliran sungai membuat Baiq Inde bermimpi lebih jauh.
"Saya bermimpi, sungai ini akan menjadi salah satu sumber ekonomi warga sekitar, sangat bisa jika semua warga punya kepentingan yang sama, tugas saya mempadilitasi warga dengan pemerintah," papar Wakil Bendahara Partai Demokrat NTB ini Yakin.
Tidak berhenti sampai disitu, kerja keras Baiq Inde dan Warga lingkungan Banjar yang tergabung dalam klompok masyarakat peduli sungai ini berbuah penghargaan dari pemerintah pusat dengan predikat Juara 1 KMPS (Komunitas Masyarakat Peduli Sungai) Tingkat Nasional.
Program lainnya yang dianggap sangat penting untuk jalankan jika terpilih menjadi Anggota DPRD Kota Mataram pada Pileg Feberuari 2024 mendatang adalah pendampingan wirausaha millenial yang ada di Kecamtan Ampenan.
"Peningkatan kapasitas sumber Daya Manusia ( SDM) dan pulang usaha terutama untuk millenial harus diperjuangan, dan akan lebih mudah terealisasi dengan duduk sebagai legislator." Pungkas perempuan yang hobby Travelling ini.(red)


Komentar0