F Kuota Internet Gratis Bulan April Sudah Cair - Mata Nusantara -->

Kuota Internet Gratis Bulan April Sudah Cair

Jakarta, - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali memberikan kuota internet gratis pada April 2021. Kuota Kemendikbud ini cair setiap tangggal 11-15 pada Maret hingga Mei.

Dilansir dari kompas.com, seperti diberitakan, semua yang menerima bantuan kuota pada November-Desember 2020 dan nomornya aktif akan otomatis menerima bantuan kuota pada April 2021.

Namun, ada pengecualian bagi mereka yang pernah mendapatkan bantuan, tapi tidak digunakan sampai habis atau penggunaannya di bawah 1 GB maka tidak bisa menerima lagi.

Bagi Anda yang masih merasa bingung bagaimana mekanisme selengkapnya, ada baiknya untuk menyimak tanya jawab seputar kuota gratis Kemendikbud tersebut.

Berikut tanya jawab soal kuota gratis Kemendikbud dihimpun dari "Buku Saku Program Kuota Belajar bagi Siswa, Guru, Mahasiswa, dan Dosen".

1. Apakah yang dimaksud dengan bantuan kuota data internet yang diberikan oleh Kemendikbud?

Jawab:

Bantuan kuota data internet adalah bantuan yang diberikan Kemendikbud kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen berupa kuota data internet seluler dengan tujuan untuk menunjang pelaksanaan belajar dari rumah pada masa pandemi Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19).

2. Apakah kuota data internet dibagi menjadi kuota umum dan kuota belajar?

Jawab:

Keseluruhan bantuan kuota pada 2021 merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi kecuali yang diblokir oleh Kemenkominfo dan yang tercantum pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbud: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

3. Apa saja rincian bantuan kuota data internet yang diberikan oleh Kemendikbud kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen?

Jawab:

Rincian bantuan kuota data internet dibagi menjadi empat kategori, yaitu sebagai berikut:

Peserta Didik Jenjang PAUD: 7 GB per bulan.

Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah: 10 GB per bulan.

Pendidik Jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah: 12 GB per bulan.

Dosen dan Mahasiswa: 15 GB per bulan.

4. Siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan kuota data internet ini?

Jawab:

Semua yang menerima bantuan kuota pada bulan November-Desember 2020 dan nomornya aktif akan otomatis menerima bantuan kuota pada bulan Maret 2021, kecuali yang total penggunaannya kurang dari 1GB.

Pemimpin satuan pendidikan tidak perlu mengunggah (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) SPTJM lagi untuk yang sudah menerima bantuan pada November-Desember 2020.

5. Kapan bantuan kuota data internet ini mulai dilakukan?

Jawab:

Penyaluran kuota data internet dilakukan selama tiga bulan dari Maret sampai dengan Mei 2021.

Bantuan disalurkan pada tanggal 11-15 setiap bulan dan berlaku selama 30 hari sejak diterima.

6. Bagaimana jika ada yang nomornya berubah atau belum menerima bantuan kuota sebelumnya?

Jawab:

Bagi yang nomornya berubah atau yang belum menerima kuota sebelumnya, baru bisa menerima bantuan kuota mulai bulan April 2021, dengan memperhatikan hal sebagai berikut:

Calon penerima melaporkan kepada pimpinan satuan pendidikan untuk mendapat bantuan kuota sebelum bulan April 2021

Pimpinan/operator satuan pendidikan mengunggah SPTJM untuk nomor baru atau nomor yang berubah pada laman http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id (untuk jenjang PAUD, dikdas, dan dikmen) atau http://pddikti.kemdikbud.go.id (untuk jenjang pendidikan tinggi).

7. Berapa lamakah masa berlakunya untuk bantuan kuota data internet ini setiap bulannya?

Jawab:

Bantuan kuota data internet memiliki masa berlaku selama 30 hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik.

8. Apakah setiap siswa atau mahasiswa hanya mendapatkan bantuan sebanyak satu kali dalam satu bulan?

Jawab:

Ya, sama seperti tahun sebelumnya.

Setiap penerima bantuan hanya dapat menerima bantuan kuota data internet untuk satu nomor ponsel setiap bulannya.

9. Apakah ada proses entri maupun verval untuk mendapatkan kuota data internet ini?

Jawab:

Bagi yang sudah menerima bantuan kuota pada November-Desember 2020 dan nomornya masih aktif, tidak perlu melakukan proses entri maupun verval lagi, karena akan otomatis menerima bantuan kuota pada bulan Maret 2021, (kecuali yang total penggunaannya kurang dari 1GB).

Bagi yang nomornya berubah atau yang belum menerima kuota sebelumnya, harus melakukan proses entri maupun verval .

10. Apa saja persyaratan penerima bantuan kuota data internet baru pada 2021?

Jawab:

Untuk Penerima bantuan kuota data internet baru pada 2021 ini harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Peserta Didik pada PAUD dan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah: Terdaftar di aplikasi Dapodik; dan Memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik/orang tua/anggota keluarga /wali.

Pendidik pada PAUD dan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Terdaftar di aplikasi Dapodik dan berstatus aktif; dan Memiliki nomor ponsel aktif.

Mahasiswa

Terdaftar di aplikasi PDDikti, berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan gelar ganda (double degree); Memiliki nomor ponsel aktif.

Dosen

Terdaftar di aplikasi PDDikti dan berstatus aktif; Memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau NUP); dan, Memiliki nomor ponsel aktif.

11. Di mana saya bisa mendapatkan informasi daftar laman dan aplikasi pembelajaran yang dapat diakses dan tidak dapat diakses menggunakan bantuan kuota data internet ini?

Jawab:

Informasi tentang daftar laman dan aplikasi pembelajaran yang dapat diakses maupun tidak dapat diakses dapat dilihat melalui laman http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

12. Saya mendapat bantuan kuota berupa nomor baru/nomor perdana yang dibagikan di sekolah, namun besar kuotanya tidak seperti yang diberitakan?

Jawab:

Penyaluran kuota Kemendikbud tidak menuntut penerima bantuan menggunakan nomor baru/nomor perdana karena bantuan akan disalurkan langsung ke nomor handphone yang didaftarkan melalui Dapodik melalui serangkaian verifikasi dan validasi.

Apabila terdapat bantuan kuota dengan besaran tidak sesuai, terlebih menggunakan nomor baru/perdana, dapat dipastikan hal tersebut bukan bantuan resmi dari Kemendikbud.

13. Apakah proses entri maupun verval dapat dilakukan meskipun sudah lewat batas waktu cut-off, karena kendala teknis, seperti HP rusak, HP hilang, ganti HP, hingga ganti nomor, dan jaringan tidak mendukung?

Jawab:

Proses entri dan verval tetap bisa dilanjutkan walau melewati batas cut off.

Setiap bulan ada dua tahap untuk entri maupun verifikasi dan validasi datanya agar bagi yang belum masuk di tahap pertama dikarenakan kendala teknis, maka dapat diakomodir pada tahap kedua.

Namun apabila pada kedua tahap tersebut tidak masuk ke dalam data yang diverikasi dan validasi, maka tidak akan mendapatkan kuota data internet pada bulan yang bersangkutan, tetapi masih dapat diberikan untuk kuota data internet untuk bulan berikutnya.

14. Apakah nomor pascabayar yang didaftarkan bisa mendapatkan program ini?

Jawab:

Tidak hanya prabayar, program ini juga dapat diberikan untuk nomor pascabayar yang didaftarkan ke pihak sekolah.

15. Bila nomor ponsel belum didaftarkan pada bulan pertama penyaluran, apa yang harus dilakukan?

Jawab:

Melapor ke sekolah atau kampus untuk mendapatkan program kuota belajar. Menyampaikan nomor ponsel yang akan didaftarkan untuk program kuota belajar.

16. Bagaimana jaminan keamanan data pribadi peserta didik dan pendidik yang menerima program ini?

Jawab:

Program ini telah menerapkan sistem perlindungan data sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penghimpunan data yang dilakukan hanya melalui sistem resmi Kemendikbud juga merupakan salah satu upaya dalam perlindungan data pribadi penerima bantuan.

17. Paket Kuota Umum bisa digunakan untuk apa saja?

Jawab:

Paket Kuota Umum dapat digunakan untuk semua akses, kecuali untuk: situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Twitter, Instagram, Facebook, dan Tiktok.

Daftar situs dan aplikasi yang dikecualikan di atas dapat bertambah sewaktu-waktu.

18. Bagaimana bentuk pengawasannya jika ada pelanggaran yang terjadi terkait bantuan kuota data internet ini?

Jawab:

Pengawasan dilakukan oleh Kemendikbud bersama Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Dalam rangka transparansi dalam pemanfaatan anggaran pengadaan barang/jasa dalam penanganan keadaan darurat, masyarakat dapat melakukan pengawasan untuk memantau pelaksanaan pengadaan bantuan kuota data internet dan apabila terdapat indikasi penyimpangan, masyarakat dapat melaporkannya kepada Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbud.

Saluran ULT Kemendikbud yang dapat diakses yaitu:

Pusat Panggilan: 177

Posel: pengaduan@kemdikbud.go.id

Portal kemdikbud.lapor.go.id

Portal ult.kemdikbud.go.id.(r)

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel