F Dandim Sumbawa Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah Dalam Kehidupan - Mata Nusantara -->

Dandim Sumbawa Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah Dalam Kehidupan


Sumbawa, – Komandan Kodim 1607/Sumbawa menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar oleh Universitas Samawa (UNSA) bertempat di Aula Fakultas Hukum Universitas Samawa, Jln. Yos Sudarso, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Selasa (26/11/19).

Kegiatan Maulid Nabi ini dihadiri oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda S.E, M.Sc., Rektor UNSA Dr. Syafrudin S.E, M.M., Rektor STKIP Paracendikia Dr. Iwan Jasadi, Asisten III Sekda Kab. Sumbawa Dr. iskandar, Wakil Ketua MUI Kab. Sumbawa Ustat Faisal Salim S.Ag., Defkan Fakultas Hukum UNSA Dr. Lahmuddin Zuhri S.H, M.Hum., Para Dosen fakultas Hukum UNSA, Para mahasiswa dan mahasiswi serta tamu undangan yang berjumlah sekitar 170 orang.

Rektor UNSA Dr. Syafruddin dalam sambutannya mengajak agar selalu meningkatkan toleransi dan jauhi semua perselisihan sesama umat muslim maupun antar umat beragama. Kita harus teladani kehidupan Nabi Muhammad SAW.

“Pemuda zaman sekarang banyak yang lupa dengan ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Besar Muhammad SAW, oleh karena itu peringatan Maulid Nabi jangan hanya formalitas kegiatan saja, tetapi bagaimana bisa meneladani kehidupan Rasulullah SAW”, papar Dr. Syafruddin.

Sementara itu, Rektor STKIP Paracendikia Dr. Iwan Jasadi menyampaikan Hikmah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW bertemakan “Pendidikan” meminta kepada Rektor dan Defkan UNSA agar memperbanyak kurikulum tentang ilmu agamaan.

“Kita dituntut untuk menuntut ilmu sebanyak mungkin agar kita tidak mudah untuk di adu domba antar umat dengan adanya teknologi yang canggih saat ini. Saat jaman Rasulullah kita sudah di anjurkan untuk belajar”, ucap Dr. Iwan Jasadi.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, S.E, M.Sc., yang hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini menyampaikan Hikmah Maulid Nabi besar Muhammad  SAW dengan tema “Tauladan Rasulullah SAW sebagai Panglima Perang”.

“Saat ini ada radikalisme yang di mulai dengan adanya alkaidah yang diciptakan oleh negara - negara yang berkuasa, sehinga terjadilah gejolak gejolak di negara islam. Rasulullah tidak pernah mengajak kita untuk mengangkat senjata untuk melukai atau meneteskan darah namun Rasulullah kebanyakan menghindar dengan tujuan untuk kebaikan”, ungkap Dandim.

Dandim lulusan Akmil tahun 2000 ini juga menambahkan bahwa dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini, mari bersama-sama kita tingkatkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

“Dengan hikmah Maulid Nabi, mari kita tingkatkan keimanan, sehingga kita menjadi manusia yang berkepribadian, tabah dan dapat melaksanakan ajaran agama dengan baik serta berguna bagi keluarga, bangsa dan negara”, ungkap Dandim.(yd)

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel