BSA7Gpd8GUz5TproTprpTfA7Gi==

Remaja Batu Butir Sulap Perbukitan Jadi "Wisata Edukasi"


Lombok Barat, - Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram sangat apresiatif terhadap program "Wisata Edukasi" yang dilakukan oleh remaja Dusun Batu Butir, Desa Kekait Gunungsari Lombok Barat, Wisata Edukasi pada Senin (26/11).

Ide program "Wisata Edukasi" muncul sebagai salah satu hiburan "trauma healing" untuk korban terdampak di sela-sela penanganan proses rehab-rekon bangunan fisik nonfisik sebagai tempat belajar anak-anak, mahasiswa maupun kalangan umum.  Membaca sambil bermain dengan fasilitas taman bermain sederhana bisa dinikmati sembari menghirup segarnya udara perbukitan. Demikian kata Warid Ketua Remaja Dusun Batu Butir kepada matanusantara.com di lokasi pelaksanaan program tersebut.


Sebagai pengemban amanah remaja, tentu Warid harus memikirkan keberlangsungan kampungnya. Kekayaan dan potensi geografis Dusun Batu Butir, memikat dan nyelentik di fikiran Warid seketika Ia berkunjung ke salah satu wisata yang ada di luar daerah,

"Wah, kenapa saya tidak membuat hal seperti ini di wilayah saya (Batu Butir red.)," ungkap Sarjana Pertanian ini.

Dilanjutkan Warid, Pemanfaatan kekayaan alam yang sudah disediakan secara alami merupakan tanggung jawab dan kewajiban sebagai penduduk pribumi yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan dan pemberdayaan masyarakat. “Saat pertama saya memulai pembuatan dan pendirian wisata bukit tembere ini, saya dikira tidak pernah sekolah, karena dilihat acak-acakan dan selengean," tambahnya.

Menurut Alumni Universitas Mataram ini, wilayah yang maju akan cepat terealisasikan ketika pemuda-pemudanya cepat dan tanggap dalam menyikapi persoalan-persoalan yang ada, dengan memunculkan berbagai macam konsep serta ide fikiran positif untuk pengembangan masyarakat disekitar lingkungannya.


Ada beberapa inisiatif kata dia sebagai dasar pembuatan wisata-wisata di Dusun Batu Butir diantaranya; ingin memberdayakan masyarakat sekitar Dusun Batu Butir, memperbaiki keadaan perekonomian masyarakat, dan mengatasi pengangguran-pengangguran terutama pada remaja.

"Sebagai daerah perbukitan yang indah nan asri, Dusun ini juga menawarkan keindahan lain di tiga tempat wisata, yaitu Bukit Tembere, bukit nunggal dan wisata religi (makam nunggal). Kemudian wisata yang akan di garap lagi ialah wisata bukit tembolak dan air terjun (aik kelep)," terangnya.

Waris (kiri) inspirator "Wisata Edukasi" saat menerima sumbangan buku dari Hairurrozi mewakili mahasiswa PKL UIN Mataram Senin (26/11).

Sementara itu, mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di lokasi tersebut, ikut berpartisipasi mewujudkan wisata edukasi dengan memberikan sumbangan berupa buku bacaan.

"Kami sangat mendukung dengan wisata edukasi ini, artinya hal ini akan menunjukkan bahwa paradigma tentang wisata bukan hanya sebagai tempat rekreasi saja, namun juga bisa menjadi tempat pembelajaran dengan bonus menikmati keindahan alam,” ungkap Lalu Hairurrozi Koordinator program Mahasiswa PKL UIN Mataram.

Ia menambahkan, dengan menggunakan jalan wisata, juga merupakan alternatif terhebat dalam melaksanakan trauma healing sehingga keceriaan yang sempat hilang akibat gempa segera pulih.(r)

Komentar0

Cari Berita Lain di Google News

Type above and press Enter to search.