F EVALUASI DIRI DI GUNUNG RINJANI (#1 bersambung) - Mata Nusantara -->

EVALUASI DIRI DI GUNUNG RINJANI (#1 bersambung)


Oleh : UYA BROER
           ( Pecinta Alam )

Salam Lestari...!!!

Destinasi satu ini takkan habis diceritakan bagi pendaki yang pernah menapakkan kakinya di Rinjani. Masing-masing kita akan memiliki cerita yang berbeda, semua tergantung dari pengalaman di lapangan atau  juga tergantung dari niat kita, maka itu yang kita dapatkan. Karena Rinjani milik semua umat, maka bebas saja kita yang datang dengan ribuan tujuan. Ada yang bertujuan berobat bagi penduduk lokal biasanya, karena Rinjani menawarkan air panas alami yang berkhasiat. Ada juga dengan tujuan treacking, adventure, mancing, atau bahkan ada yang pasang niat dari rumah menuju puncak dengan niat naik jabatan, konon katanya kesampean hahahahaa... Entahlah !!
Meskipun masing-masing gunung memiliki keunikan yang berbeda-beda, tapi Rinjani adalah kumpulan dari beberapa gunung di Indonesia yang pernah aku sambangi. Di gunung Rinjani jiwa petualang seseorang tertantang, jiwa spiritual kita terjawab, jiwa survival kita secara naluri keluar dengan sendirinya. Rinjani is perfect.... !!! Sekali kita datang ingin lagi, dua kali ingin lebih, bahkan berkali-kali ingin meminta lagi, sampai waktu mengalahkan kita hehehee ( menua tanpa kita sadari )

LAGU RINJANI...



Sepercik surga seperti terjatuh dalam langkahku,
hingga bebanku menjadi nafas pengabdianku
Sepercik surga seperti terjatuh dalam tatapku,
hingga helaan berat nafasku menjadi keikhlasanku
Sepercik surga seperti terengkuh dalam jiwaku,
hingga diriku menjadi seperti...aku Cuma pinjam !
Ketika langkah ku tapakkan
Alunan mesra lagu alam membelai menyapa peluh lelahku
Kicau merdu ribuan unggas lagukan keagungan-Nya
Gemulai lambaian pepohonan pun bertasbih memuja-Nya
Gegap gempita dari satu jiwa para pecinta alam, lagukan kesyukuran dalam nikmat karunia-Nya
Inilah lagu tentang Rinjani
Menjadi surga bagi setiap makhluk Tuhan yang berpikir...

Setiap kali aku akan menapakkan kakiku di gunung Rinjani, maka ribuan rasa mengaduk-aduk dalam dadaku, dari rasa exited, bahagia, cemas, ragu bahkan takut bercampur menjadi satu. Memaksa ego ku tempatkan di tempat terendah dari kuasa alam dan Penciptanya, apa lagi  mendaki gunung satu ini minimal waktu yang ditempuh 3 hari. Ini pun tidak akan memuaskan !!Jadi Rinjanibenar-benar menguras tenaga, waktu, mental, spiritual juga materi.Oh ya... Tersedia juga lho jasa porter untuk mempermudah adventur kalian dengan tarif sehari Rp. 175.000; begitu juga penyewaan tenda, sleepingbag dan keperluan mendaki lainnya di setiap pos penjagaan. Jadi bawa diri aja bisa enjoy di Rinjani asal dompet tebal heheheee... Whiiihh...lagi-lagi “for Money” !!

Untuk mendaki gunung Rinjani ada beberapa jalur, di sebelah timur lewat Sembalun, di sebelah utara lewat gerbang Senaru, di sebelah selatan ada Torean. Ada juga jalur lewat desa Santong, juga Timbanuh. Tapi kali ini cerita lewat desa Sembalun aja ya... Karena trekingnya lebih menyenangkan buatku, juga karena lebih dekat dengan puncak pun view yang di dapat memuaskan heee..
Tansportasi ke Sembalun tidak sulit, bisa sewa mobil, angkutan khusus juga ada bahkan diantar sampai pos penjagaan, atau lebih gampang lagi naik motor bersama sahabat-saabatku.
Pendakian kali ini di mulai dari desa Sembalun Lawang, termasuk jalur terdekat dari Sembalun. Setelah istirahat, packing  di rumah sahabatku Tawwaf, aku dengan tim mulai membuat lingkaran untuk berdoa memohon keselamatan dan kebermanfaatan dari perjalanan adventure kami kali ini.

POS I



Rinjani menawarkan pendakian every times, kapan saja kita siap, alam memberikan kemudahannya, jadi mau berangkat pagi, siang, sore atau malam it’s okay.... nach setelah  menempuh perjalanan selama 2 jam dari basecamp akan tiba di pos ini. Ada banyak view yang akan kita lewati disini, dari segarnya melintasi ladang penduduk, lalu memasuki hutan tropis selama 15 menit sampai hamparan savana yang luas membentang disertai kotakan-kotakan kebun strowberi menjadi pemandangan tak terlupakan. Jalur yang kita tempuh juga tidak terlalu berat, tapi eiittss...yang pemula jangan porsir tenaga ya... Untuk mencapai puncak pos ini lumayan lho, banyak perbukitan yang bisa menipu mata hehehee

Lihat nich..!! Rinjani bukan milik kita saja, beragam rupa dan bahasa bisa kita saksikan juga di sini. Apa lagi Rinjani menjadi salah satu geopark dunia, entah harus bersorak atau melongos gak tau lagi heheheee...
Hhhh... Istirahat 30 menit kayaknya sudah cukup selanjutnya Whayoooo......


POS II


Perjalanan selanjutnya tidak terlalu lama satu jam saja cukupkurang malah, Cuma melintasi ilalang lebih tinggi aja, yang membuatnya menjadi ilalang cantik karena bisikan dan lambaiannya menghapus peluhku hee..

Nach... kalo disini mau berlama-lama juga bisa, bahkan ada yang sengaja camping disini, karena lokasinya luaaass...dengan hamparan savana yang keren !! Di sini juga tersedia mata air yang bersih jadi cocok banget buat persinggahan lebih lama baik yang datang dari bawah atau yang baru turun daripuncak. View yang didapat selain bisa melihat ujung puncak Rinjani juga bisa menyaksikan sunrise keren muncul dari balik bukit.. HHmmmm.... Subhanallah

POS III


Menuju ke pos ini hampir sama tidak memakan banyak waktu, ya satu jam setengah untuk jalan santai. Cuma mulai ada tanjakan lebih menguras dengkul hehehee... Savana yang terbentang lebih menakjubkan lagi, karena dalam perjalanan ini kita bisa menyaksikan liukan jalur yang sudah kita lalui, juga Pos I dan Pos II sangat indah terlihat seolah-olah kita tidak pernah melaluinya heee...



Di sini menawarkan mata air yang tidak umum, tinggal gali pasir maka air bersih tergenang dengan sendirinya, tidak percaya ? datang saja hehehe... Jadi di sinicobalah untuk istirahan lebih, paling tidak pulihkan tenaga dengan makan dan beberapa vitamin dah, ato bermalam it’s okey.. lanjutkan besok pagi kalau pilihan waktu masih panjang, soalnya trek selanjutnya bukit yang jadi andalan Rinjani... Ada yang kata bukit PadeBalong atau bukit Penderitaan atau apalah, yang pasti 7 bukit dengan kemiringan antara 50-70 derajat benar-benar menguras tenaga. Sebenarnya ujian mental juga seh kalau kita mau dapatkan keindahan yang lebih,maka usaha juga harus lebih heee...
Di pos III juga banyak macam cerita dapat terjadi, bisa jadi karena beban mental atau Cuma berupa hayalan semata. Tapi yang pasti kalau mengambil alternatif bermalam di sini, maka kita hormati aja penduduk setempat dengan berbuat dan berkata sebaik mungkin. Saran yang perlu di catat !!!



Ketika mulai beranjak meninggalkan pos III, inilah yang dikatakan adventure yang sebenarnya. Dari peluh yang mulai lebih deras terkucur, trek menanjak menguras tenaga, mental yang semakin membebani baik beban di pundak sampai beban dari teman seperjalanan yang kadang menguras semangat mulai bergantian kita rasakan. Hehehee..tapi serunya disini, sampai kadang ada yang membanting ransel segala sambil teriak-teriak hahahaa..pokoknya lucu buat dikenang nantinya. Tetapi ketika bukit terakhir dan bibir plawangan terlihat, maka semangat 45 mulai berkobar lagi heee.... Sooo...inilah view pertama tersaji ketika sampai di puncak plawangansembalun. Kwerreeennn....abizss... sampe lelah dan stress dengan perjalanan selama 3-4 jam terbayar tuntas...!!



Yess...!!! Danau Segara Anak !! Tersaji dengan indah hingga peluh lelahku seperti terhapus lewat tatap kagum dan syukurku... Al-Hamdulillah...

Lalu puncak Anjani terlihat tinggal sejengkal lagi hehehee... Ini menambah semangat dan inginku mencapai puncak tertinggi di NTB. Sedang dari kejauhan desa Sembalun bisa kita saksikan dengan senyuman terindah dari kesyukuran hati telah sampai setinggi ini... Subhanallah, aku semakin mengecil dan tidak ada apa-apanya di hadapan-Mu.



Di sini di bukit pertama plawangan Sembalun kita bisa istirahat dan mendirikan tenda kalau tenaga sudah sampai batas mampu kita, dengan catatan lumayan jauh dari sumber mata air juga menuju puncak lebih lama. Ada alternatif lain tempat istirahat ketika meuju puncak. Yups.. Di sini !!

Yess... !!! Inilah plawangan puncak. Tempat yang strategis dengan lokasi yang lapang dan luas. Di sebelah kiri menuju mata air disebelah kanan view danau dan jalan menuju puncak lebih dekat. Sempurna !!!

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel