F Poltekpar Lombok Tuntaskan Penerimaan Maba di Tengah Pandemi - Mata Nusantara -->

Poltekpar Lombok Tuntaskan Penerimaan Maba di Tengah Pandemi

Lombok Tengah, - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, Nusa Tenggara Barat, telah menyelesaikan proses penerimaan mahasiswa baru (maba) tahun akademik 2020/2021, di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Subbagian Adminstrasi Akademik dan Kemahasiswaan pada Poltekpar Lombok, Iswayana Adhi Putra, menyampaikan bahwa, proses penerimaan mahasiswa baru sudah selesai sesuai jadwal berdasarkan tujuan, jalur, durasi, metode maupun kendala.

“Alhamdulillah, di tengah pandemi Covid-19, kami mampu menyelesaikan proses penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021,” ungkapnya Rabu 5 Agustus 2020.

Dia memaparkan tujuan penerimaan mahasiswa baru yakni, untuk memperoleh calon mahasiswa yang berkualitas sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kemudian, memperoleh calon mahasiswa dengan beragam latar belakang yang sesuai
dengan program studi yang ditawarkan/ tersedia.

Terakhir, memberikan peluang/kemudahan calon mahasiswa dari berbagai daerah untuk
meneruskan pendidikan tinggi vokasi di bidang pariwisata.

Adapun menyangkut jalur, Poltekpar sudah menyiapkan jalur Seleksi Bersama Masuk (SBM-PTNP) dan Jalur Seleksi Mandiri Masuk (SMM). Perbedaan antara SBM-PTNP dan SMM adalah, jika SBM-PTNP dilaksanakan serentak di 6 kota (Bandung, Bali, Makassar, Medan, Palembang, dan Lombok) dan SMM dilaksanakan hanya di Lombok (Kota Praya).

Baca juga :  Kampus Poltekpar Lombok Buka Penerimaan Mahasiswa Baru T.A 2020/2021

“Pada SBM-PTNP, calon mahasiswa dapat mengikuti seleksi masuk di 6 kota dan kuliah dapat diplih satu di antara 6 kota. Sedangkan SMM hanya dapat mengikuti seleksi di Lombok dan kuliah di Lombok,” kata dia.

Sedangkan durasi lanjutnya, terhadap pendaftaran SBM-PTNP sampai dengan pengumuman kelulusan sekitar 04 bulan dan SMM sekitar 02 bulan. Dimana, jumlah pendaftar pada tahun 2020 mengalami penurunan sekitar 400an calon mahasiswa dibandingkan tahun 2019, atau turun sekitar 33,33 persen.

“Jumlah mahasiswa yang diterima melalui jalur SBMPTNP sebanyak 140 orang dan SMM sebanyak 157 orang,” tuturnya.

Iswayana menambahkan mengenai metode, proses seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap I, seleksi Psikotes dan Bahasa Inggris. Bagi calon maha swa yang lulus tahap I, maka dilanjutkan dengan seleksi Tahap II. Pada tahap Il calon mahasiswa akan mengikuti seleksi wawancara dan pemeriksaan kesehatan.

“Tahun ini kami mengalami kendala akibat pandemi covid19. Kalau demikian, alhamdulilah sukses, meskipun seleksi tahap I dan II dilakukan secara daring/online,” tutupnya.(*)


Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel