OTT, Ispan bersama Tas Hitam Berisi 95 juta Diamankan Kejari Mataram

Yusuf, SH, MH. (Kajari Mataram)


Mataram, - Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat Ispan Junaidi tertangkap tangan oleh tim Intel Kejari Mataram di Mataram, Selasa (12/11).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram, Yusuf menceritakan berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa hari ini ada penyerahan uang kepada Kadis terkait fee proyek pengembangan pariwisata Lombok Barat tahun 2019.

"Proses negosiasi sudah lama terjadi, awalnya Ispan minta fee proyek 10 persen namun kontraktor pelaksana pekerjaan belum menyanggupi hingga terjadi tawar-menawar, dari 10 persen turun ke 8 persen hingga akhirnya disanggupi 5 persen," bebernya.

Yusuf menceritakan bahwa Kontraktor mengakui fee terlalu tinggi  itupun katanya bersumber dari uang pinjaman.

"Ispan awalnya tak mau menandatangai pengajuan termin, namun kontraktor beralasan tak punya uang dan uang yang mampu disiapkan hanya 5 persen dan itu uang pinjaman, akhirnya Ispan sepakat fee 5 persen dari nilai proyek 1.5 Milyar sehingga termin diteken," sambung Yusuf.

Saat ini ujar Yusuf, Ispan Junaidi berstatus sebagai saksi, namun selama 24 jam kedepan akan dilakukan pengembangan.

"Nanti kalau ada perkembangan terbaru baru kita lakukan penyidikan," pungkas Yusuf.

Sementara itu Kabag Humas Pemkab. Lobar Ahkam Mahfudz melalui pesan singkat sangat prihatin dan berharap yang terbaik untuk Ispan Junaidi dan  Dispar secara umum.

"Prinsipnya, secara pribadi saya sangat prihatin dan berharap yang terbaik buat pak Ispan dan Dispar secara umum serta menjamin bahwa Pemkab. Lobar sangat menjunjung tinggi penegakan hukum.

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut diamankan barang bukti berupa satu tas warna hitam berisi uang sebesar RP 95.850.000.(red)


Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel