Suhaili Tegaskan Tidak Ada Konvensi Golkar Dalam Penentuan "Calon"


Mataram, - Partai Golkar NTB menegaskan tidak ada konvensi Golkar dalam menentukan calon yang diusung dalam Pilkada serentak 2020 mendatang. Demikian dikatakan Ketua DPD I Partai Golkar NTB H. Suhaili FT saat ditemui usai peringatan HUT Partai Golkar ke-55 di Mataram, Minggu (20/10).

Ia mengatakan dalam menentukan calonnya partai Golkar melalui mekanisme yakni survey internal partai yang tengah dilakukan.

"Konvensi itu tidak ada, survey internal saja, kita realistis ya, kita harus menang di beberapa daerah seperti di Kota Mataram, Lombok Tengah, Kabupaten Bima dan KLU," imbuh Suhaili.

Sebelumnya, dihadapan ketua DPD II  Golkar dan anggota DPRD Provinsi Kab/ Kota yang hadir saat peringatan HUT itu ia menekankan untuk menjaga erat kekompakan dan soliditas.

"Sehingga irama langkah ikhtiar kita akan semakin selaras untuk dicapai," imbuhnya.

Ia memgumpamakan sebagai pelayan partai, misi anggota menjadi perpanjangan tangan wakil partai untuk berhidmat yang baik di NTB.

"Sering-sering turun ke arena memperjuangkan harapan masyarakat NTB, bukan hanya untuk kepentingan golkar, siapapun yang berjuang untuk kepentingan orang banyak maka kepentingan kita sendiri  akan terpenuhi," cetusnya.

Mantan Ketua DPRD Prov. NTB ini mengingatkan kadernya cara berterimakasih kepada masyarakat jika terpilih sebagai wakil rakyat.

"Tentunya jangan kalau sudah jadi kita hilang, ramah tamahlah kepada rekan seperjuangan kita, turun jalin silaturrahim ke masyarakat apalagi jika ingin terpilih kembali, kita saling ingatkan satu saudara dalam bingkai golkar," ujarnya.

Walaupun begitu ia juga mengakui kelemahannya yang kurang menjalin silaturrahim dengan para kader.

"Namun alhamdulillah, NTB masih terbesar dalam mendapat kepercayaan masyarakat NTB dan masuk 10 besar di antara 34 provinsi,  tetapi suara itupun mulai berkurang, saya sadari penyebabnya karena saya kurang bertemu," katanya.

Untuk diketahui partai Golkar akan menyelenggarakan Munas untuk memilih ketua umum pada Desember mendatang.

"Tetap jaga kekompakan, siapapun nanti Ketua Umum nya semoga bisa membawa Golkar lebih baik, semoga juga Golkar tidak terpecah gara-gara pilih pemimpin," pungkasnya.(red)

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel