Perda Tolok Ukur Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Menjaga Lingkungan

Seorang pengendara sepeda motor termenung menyaksikan sebuah selokan penuh dengan tumpukan sampah disebuah lokasi di Mataram, Sabtu (26/7).

Mataram, - Terkait program zero waste yang sedang digencarkan oleh pemerintah daerah saat ini, menteri Desa Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.BA menyarankan agar dibuatkan Peraturan Daerah (Perda). Regulasi ini menjadi tolok ukur keberhasilan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Oleh sebab itu, kalau NTB benar-benar ingin menjadi daerah bebas sampah.  Perda itu lebih menekankan pada larangan penggunaan tas plastik kemasan.
“Kalau ini mampu diwujudkan oleh pemda NTB, saya yakin masyarakatnya akan memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan,” jelasnya saat peluncuran 99 Desa Wisata di Mataram, Jumat (25/7).
Eko mengatakan, jika Perda program zero waste dibuat, kemudian langkah selanjutnya adalah mendorong masyarakat untuk membuat tas kerajinan. Bisa dari anyaman bambu, pandan dan lain-lain. Sehingga kebijakan ini dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, sarannya.(red)

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel