Peran Media dan Humas Sebagai Corong Pemerintah


Matanusantara.com - KSB

Untuk memaksimalkan peran jurnalistik dan humas pemerintah dalam media online secara efektif,  Dinas Komunikasi dan Informatika ( Diskominfo ) Kabupaten Sumbawa Barat ( KSB ) menggelar pelatihan jurnalistik, Kamis (27/9) di Taliwang.

Pelatihan Jurnalistik ini berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 26-27 September 2018. Secara resmi dibuka oleh Kadis Kominfotik Pemda Kadis Drs. Burhanuddin, MM. Kegiatan diikuti oleh ASN Diskominfotik NTB, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Journalis lokal.

Salahsatu narasumber dari Dinas Kominfotik NTB, Tarmidzi, S. Kom, ME, Kasi Pengelolaan dan Dokumentasi Bidang IKP, memaparkan materi Pelatihan Jurnalistik tentang Jurnalistik dalam Media Online.

Menurut Tarmidzi, perkembangan teknologi informasi, telekomunikasi dan komunikasi berkembang yang begitu cepat menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat di era digital.

"Era perkembangan informasi dan komunikasi berkembang begitu cepat, era digital menjadikan masyarakat kita melek IT dan informasi," jelas Tarmidzi.

Memperoleh informasi banyak ragamnya. Baik lewat media elektronik maupun media cetak. Saat ini era digital memperoleh informasi begitu cepat. Bisa diperoleh di internet maupun media sosial.

Penyebaran informasi di dominasi oleh media online. Namun media online harus mempunyai kaidah jurnalistik seperti media online pada umumnya. Media online selalu menampilkan berita terupdate, cepat dan singkat.

"Media Online beritanya cepat, terbaru dan ringkas," ujar pria yang biasa disapa Aji ini.

Pada sesi tanya jawab dan diskusi, Hasanudin Karim KIM Brang Ene menanyakan tentang Informasi hoax. "Bagaimana cara mengenal berita hoax?" Tanya Hasan.

Menurut Aji, Berita Hoax narasumbernya selalu tidak jelas.

"Pada media tidak memiliki pimpinan dan struktur yang jelas," jelas mantan Humas Protokoler Pemrov. NTB.

Disamping itu juga, judul berita selalu provokatif dan mengandung isu sara. Periksa alamat websitenya apakah dari website pemerintah atau mencantumkan link yang jelas.

Peran Kominfo dan Humas dalam pemberitaan pemerintahpun ditanyakan oleh Hatifah Nurjanah dari ASN Tim Pemberitaan Diskominfotik KSB.

Kepala Bidang Statistik dan Sandi Diskominfo KSB, Mukhlis DM. yang ikut mendampingi narasumber, menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk lebih memaksimalkan tugas ASN dan KIM di lapangan.

"ASN dan KIM merupakan agent informasi pemerintah, maka perlu dibekali ilmu jurnalistik yang standar," kata Mukhlis.

Sinergi Humas, ASN Diskominfotik dan KIM se KSB dapat menjadi corong pemerintah. (Edy-Tim Media Diskominfotik NTB).

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel